Sebuah Kisah Cinta dalam Intrik Kekuasaan dan Aksi Dakwah Melalui Perkawinan
Seri Bilik Rumah Tangga Nabi
Penulis : Ibnu Sahid as-Sundy
Editor : Rini Kristina
Cetakan ke : 1; Juni 2004
Tebal halaman : vi, 114 hlm.
Ukuran buku : 14,5 x 21 cm
Harga buku : Rp 12.000,-
PARA Nabi dan Rasul bagaimanapun juga adalah manusia biasa, meskipun di pundaknya ada tugas yang amat berat. Karena itu langkah-langkah mereka menjadi sangat manusiawi sehingga ajaran mereka bisa dan tidak mustahil dijalankan oleh manusia biasa, umat mereka. Tak salah kalau para nabi itu dikatakan memiliki serambi cinta yang menjadi pintu menuju satu bilik cinta utama, ialah milik Tuhan semesta. Mereka menggunakannya untuk menebarkan kasih sayang antara sesama manusia. Dan dengan serambi cinta itu, para nabi menjadi pendekar-pendekar cinta yang begitu gigih memimpin umat menuju Tuhan Yang Maha Pecinta. Juga untuk tujuan tersebut, bilik rumah tangga dan bahtera keluarga mereka dirikan dalam serambi cinta itu. Dengan demikian dari bilik rumah tangga mereka, lahirlah kisah-kisah menawan yang bisa direguk kearifannya.
Sebagaimana kisah Balqis-Sulaiman a.s. yang penuh dengan romantisme dan liku-liku diplomasi cinta. Di dalamnya kita bisa menikmati kisah dakwah kemanusiaan melalui perkawinan yang sangat mungkin dilakukan oleh siapa pun dan dalam tingkatan sosial apa pun. Posisi Sulaiman dan Balqis sebagai Raja, tidak berarti bahwa kisah mereka hanya bisa direguk kearifannya oleh para Raja saja. Diplomasi cinta bisa berlaku dalam konteks kekuasaan apa saja, baik ilmu, harta, maupun kekuasaan dalam bidang kemasyarakatan. Dan itu bisa dilakukan oleh siapa saja serta dalam tingkatan sosial apa saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar